Adalah kita,mencoba memejam mata dengan rindu yg menangkup,
yg berusaha dibunuh dan tak bersayap utuh
Entah bagaimana kita menerjemahkannya,sementara perih mengaduh pun dada yg sesak,
tak mengerti
Rindu2 kita menjadi sembilu,yg membunuh senyum,juga seperti nada2 kematian ketika ia melirih,membuncah ingin
Adalah waktu,adalah jarak juga langkah,harap yg keliru ditempuh.atau kita kan bersama-sama menyalahkannya : takdir?
Sungguh,tak jua mampu aku terus merindu,menahan perih,mengharap engkau.
Sampai kapankah? Sungguh,belum teranugrahi aku akan damai.ketika langit menyatakan maklumatnya : kita takkan bersama
Minggu, 08 April 2012
masih tentang yang sama
Rindumu adalah diam,rinduku adalah gundah,
maka selamanya kita takkan menemukan terang
kecuali nyeri di lembah-lembah sunyi
Lalu kita memendamnya,mengharapnya mati
untuk kemudian kita kubur dalam2
atau bahkan kita lautkan saja : rindu-rindu ini
Duhai engkau penerbit resahku..apa kabarmu? Aku rindu...
maka selamanya kita takkan menemukan terang
kecuali nyeri di lembah-lembah sunyi
Lalu kita memendamnya,mengharapnya mati
untuk kemudian kita kubur dalam2
atau bahkan kita lautkan saja : rindu-rindu ini
Duhai engkau penerbit resahku..apa kabarmu? Aku rindu...
kamu..
Aku lupa bagaimana memejam mata dan melupakan;kamu
Maka adalah senyummu tertampak ketika semuanya menjadi gelap,maka aku kembali terjaga,tak ingin mengingat ;kamu
Mungkin kubiarkan saja lelap sengaja menyapa,hingga tak perlu kupaksa diri untuk melupakan;kamu
Maka adalah senyummu tertampak ketika semuanya menjadi gelap,maka aku kembali terjaga,tak ingin mengingat ;kamu
Mungkin kubiarkan saja lelap sengaja menyapa,hingga tak perlu kupaksa diri untuk melupakan;kamu
dalam diam
Aku mencintaimu,dengan cinta yg mungkin tak kau lihat di timur langit atau hijau taman..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak kau temukan kala ramai dan lalu lalang rinai hujan..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak terucap lisan atau pelukan erat kala senyum kita beradu pandang..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak perlu kau tahu..cukup aku,semesta dan rintik hujan,dimana kutuliskan namamu di tanah basah..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg terkadang menggebu,atau bahkan hilang diantara badai gurun dan gulungan ombak..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak kau temukan kala ramai dan lalu lalang rinai hujan..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak terucap lisan atau pelukan erat kala senyum kita beradu pandang..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg tak perlu kau tahu..cukup aku,semesta dan rintik hujan,dimana kutuliskan namamu di tanah basah..
Aku mencintaimu,dengan cinta yg terkadang menggebu,atau bahkan hilang diantara badai gurun dan gulungan ombak..
Langganan:
Komentar (Atom)