Pagi pun benderang,sinarnya mengoyak gelap,
hilang bintang diterjang terang.
entah kemana,dan aku tak peduli kmana gelap pergi
Bintang meredup,tak kulihat lagi dia di ufuk,
saat senja menyapa kuterlelap saja,
tak kunantikan lagi ada terang di kelam malam
Merindumu adalah..menaburkan pasir pada mata yg memerah dan mengalirkan cuka pada nanah
Mendambamu adalah mendaki bukit nan terjal,yang di ranting2 pohonnya terlukis sembab
Hendak kau padamkan api di ujung mataku,
namun embun takkan cukup membelah tombakmu.
telah menancap tepat di ulu,di tempat muara sakit&rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar