timur langit
senyum matahari
menghangati
gelap yang terhela
bumi kembali berwarna
arak-arak awan putih
sisa-sisa embun
tanah yang basahi jemari kaki
senyum terukir
mulai riuh
manusia keluar terbitkan gemuruh
ramainya pagi
menghirup nafas dalam
paru-paru bersorak girang riang
hari siap ditulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar