Bertahun,dan tak jua kutemukan matimu,
seolah kekal hidup bersama detak jantung dan aliran darahku,
hendakkah kusalahkan langit yg dihiasmu?
Dan aku menyusur semburatmu,
dari jingga hingga kelabu,
kemudian kau dentumkan suara petir,
menghujam,menggelegar.menguap semua rinduku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar